Perusahaan Menantu Jokowi Garap Proyek KPR Pemerintah

Alwira Fanzary
Rabu, 23 Januari 2019 21:16:54
Bobby Nasution (kanan)

KANALSUMATERA.com - Perusahaan properti milik Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), ikut membangun hunian untuk program Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi yang merupakan program pemerintah.

Proyek perumahan bernama Sukabumi Sejahtera I sedang dibangun di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Bobby melalui perusahaannya, PT Wirasen Citra Reswara (WCR), akan membangun 1.800 unit rumah di atas lahan 15 hektare. Tahap awal, hunian yang dibangun mencapai 500 unit rumah.

"Ini merupakan program Nawacita yang bekerja sama dengan pemerintah dan Bank Tabungan Negara (BTN). Semua anggaran pun sesuai aturan pemerintah, begitu juga perbankan sesuai yang ditunjuk pemerintah," kata Bobby saat peluncuran Rumah Bersubsidi seperti diberitakan Sukabumi Update, Senin (21/9).

Di PT WCR, Bobby menjabat sebagai Komisaris Utama. Proyek hunian tersebut menggandeng PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).BTN membenarkan membiayai proyek perumahan tersebut melalui salah satu Kantor Cabang BTN di Sukabumi.

Proyek perumahan di atas lahan sekitar 158.220 meter persegi tersebut akan dibangun sekitar 1.800 unit rumah, di mana BTN hanya mengambil porsi sekitar 1.000 rumah. "Adapun bentuk dukungan BTN adalah kredit konstruksi untuk pembangunan proyek perumahan tersebut," kata Corporate Secretary BTN Achmad Chaerul kepada kumparan, Rabu (23/1).

Lanjut Achmad, proses pemberian kredit pada proyek tersebut telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada umumnya dan telah memenuhi syarat sebagai proyek perumahan yang layak diberikan kredit konstruksi bank dengan bunga pasar atau komersial.

BTN, lanjut Achmad, tidak memberi perlakuan khusus dalam proses permohonan kredit karena sesuai dengan aturan kredit berlaku untuk semua lapisan masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas kredit, termasuk dalam hal ini PT WCR selaku pengembang yang membangun proyek perumahan tersebut.

"Dalam menjalankan bisnisnya BTN tunduk pada aturan yang berlaku agar seluruh proses bisnis dapat berjalan sesuai dengan GCG," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata menjelakan tak banyak pengembang tertarik masuk ke pembangunan hunian bersubsidi untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) seperti yang dilakukan Bobby.

Alasannya, keuntungan proyek hunian bersubsidi sangat tipis."Kalau rumah subsidi ini kan margin keuntungannya terbatas, jadi enggak banyak yang minat," kata Soelaeman.

Proses perizinan untuk membangun hunian bersubsidi juga tidak ribet sehingga semua pengembang bisa masuk. Soelaeman pun mengenal Bobby karena masuk ke dalam kepengurusan REI periodenya. Bobby, lanjut Soelaeman, juga dikenal sebagai pengusaha properti untuk hunian menengah ke bawah yang banyak tersebar di Kota Medan, Sumatera Utara."

Dia kan pengurus REI. Wasekjen bidang perizinan," tambahnya. Kmp/Kso



Lainnya
Pemprov Riau Hapus Sanksi Administratif Pajak Kendaraan
Pemprov Riau Hapus Sanksi Administratif Pajak Kendaraan
Kades Palung Raya: Kolam Ikan Pendobrak Ampuh Ekonomi M
Meriahkan Rapimko, Kadin Pekanbaru Gelar Seminar Tentan
Tarif Kargo Mahal, Empat Perusahaan Logistik Bangkrut,
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202