Ini Alasan Kenapa Harga CPO Meroket Dalam 3 Bulan Terakhir

Islami
Rabu, 23 Januari 2019 20:20:15
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) masih terus menguat pada perdagangan siang hari ini, Rabu (23/1/2019).

Hingga pukul 13:45 WIB, harga CPO di Bursa Derivatif Malaysia untuk kontrak April 2019 melesat 1,21% ke posisi MYR 2.253/ton, setelah sebelumnya juga ditutup menguat 1,27% pada akhir pekan lalu (18/1/2019).

Harga minyak sawit mentah saat ini berada di posisi paling tinggi sejak 3 bulan lalu (17 Oktober 2018).

Secara mingguan, harga CPO menguat sebesar 5,48% secara point-to-point, sedangkan sejak awal tahun, harga CPO melonjak 6,22%.

Baca: Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Kerja Disiapkan dalam 3 Tahun

Naiknya harga CPO didukung oleh prediksi harga yang fantastis dalam forum Pakistan Edible Oils Conference di Karachi, Pakistan, akhir pekan lalu. Harga minyak sayur, termasuk minyak sawit diperkirakan meningkat sebesar US$ 50-100/ton pada Juni mendatang, berdasarkan perkiraan analis James Fry.

Adapun Dorab Minstry, Direktur Godrej International Ltd juga memprediksi harga CPO akan naik ke level MYR 2.400/ton.

Di Indonesia, harga minyak sawit juga diperkirakan naik hingga US$ 600/ton. Peningkatan ini diduga karena naiknya permintaan dari sektor pangan dan energi di tengan produksi yang melambat.

Berdasarkan pantauan Reuters, harga CPO Indonesia pada basis free-on-board (FOB) berada di level U$508/ton pada Jumat (18/1/2019), akhir pekan lalu.

Baca: Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif

"Cadangan minyak sawit dunia diprediksi turun hingga 1 juta ton sepanjang Januari-September 2019," kata analis industri Thomas Mielke pada konferensi yang sama hari Sabtu (19/1/2019) kemarin.

Mielke yang merupakan editor surat kabar Oil World (Jerman) juga memprediksi pertumbuhan produksi sawit Indonesia akan melambat menjadi 2 juta ton. Sebagai informasi, produksi sawit Indoneisia sepanjang 2018 diprediksi mencapai 47,6 juta ton, naik 4,2 juta ton dari tahun sebelumnya.

Selain itu, meningkatnya permintaan sawit juga mendorong kenaikan harga komoditas agrikultur andalan Indonesia-Malaysia ini.

Berdasarkan hasil survei Intertek Testing Services pada Minggu (20/1/2019), jumlah ekspor minyak sawit Malaysia periode 1-20 Januari 2019 diprediksi meningkat 12,9% menjadi 912.061 ton, dari 808.061 ton pada periode tersebut.

Baca: Adam Syafaat Desak PKS di Riau Naikkan Harga Sawit, Tegaskan Tak Ada Alasan Harga TBS Petani Rendah

Selasa ini, hasil survei Amspec Malaysia juga mencatatkan ekspor minyak sawit Malaysia periode 1-20 Januari juga meningkat 11,8% dibandingkan periode yang sama Desember 2018 lalu.

Hasil survei tersebut memberi gambaran bahwa naiknya permintaan sawit bukan hanya bualan. Meningkatnya permintaan juga turut memberi sentimen positif. Pasalnya bila permintaan naik, cadangan sawit dapat berkurang, dan harga bisa ditarik naik.

Aura positif damai dagang Amerika Serikat (AS)-China juga kuat diduga mempengaruhi pasar CPO. Pasalnya, bila kedua negara kembali berdamai, rantai pasokan dunia akan kembali lancar.

Seperti yang diketahui, salah satu komoditas yang banyak dibeli China dari AS adalah kedelai. Dengan meningkatnya kembali permintaan kedelai, maka harga CPO juga bisa terkerek naik karena merupakan produk substitusi minyak kedelai.

Baca: Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!

Benar saja, harga minyak kedelai kontrak Maret 2019 di pasar berjangka Chicago (CBOT) pada Jumat lalu meningkat 0,8% sedangkan pantauan hari masih mencatatkan peningkatan 0,5%.

Namun masih ada sentimen negatif yang dapat menekan harga CPO. Harga minyak yang kembali tertekan bisa ikut memberi energi negatif pada CPO.

Hingga siang ini, harga minyak mentah jenis lightsweet (WTI) sudah terpangkas 0,95%, sedangkan jenis Brent turun 0,33%.

Bila harga minyak turun, maka CPO yang merupakan salah satu bahan baku biodisel juga terpengaruh. iin



Terkait
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidika
Lainnya
Walau Pasar Kripto Bergejolak, Justru Pengguna Pintu Futures Justru Tumbuh 37 Persen
Walau Pasar Kripto Bergejolak, Justru Pengguna Pintu Futures Justru Tumbuh 37 Persen
Menikmati Sate Maranggi, Bamsoet Dorong Kuliner Indones
Mulai 2020, Anggota DPRD Siak Sepakat Gajinya Dipotong
Sepatu Basket Jebol di Lapangan, Nike Rugi Rp 20,5 Tril
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat