Indef: Biaya Bagasi dan Mahalnya Tiket Pesawat Menurunkan Jumlah Wisatawan

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 17:05:55
Bandara SSK II Pekanbaru

KANALSUMATERA.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai kebijakan maskapai mengenakan bagasi berbayar dan adanya kenaikan harga tiket pesawat, bakal berdampak signifikan pada sektor pariwisata. Menurutnya, seperti yang diberitakan Okezone.com, kondisi ini akan menurunkan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Dampaknya cukup signifikan ke pariwisata karena kalau kita lihat ternyata industri pariwisata itu salah satu tumpuan ekonomi masyarakat daerah-daerah pariwisata. Jadi yang kena dampak besar itu jangan-jangan bukan hanya Bali, dan itu akan berdampak pada wisatawan lokal maupun asing," katanya dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Sabtu (9/2/2019).

Padahal pemerintah tengah gencar mendorong sektor pariwisata dengan mempromosikan 10 destinasi wisata Bali baru. Di mana menargetkan adanya kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga tahun 2019.

Pada tahun 2018, pemerintah menargetkan kunjungan wisman bisa mencapai 17 juta, sayangnya target itu tak terpenuhi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang tahun 2018 mencapai 15,81 juta. Realisasi ini memang lebih tinggi dari tahun 2017 yang sebanyak 14,04 juta wisman.

"Artinya ketika target pariwisata itu tidak tercapai otomatis devisa dari pariwisata itu juga enggak bisa mendorong. Maka panjangnya nanti stabilitas nilai tukar Rupiah itu penguatannya karena penerbitan surat utang yang temporer, bukan karena sektor riil. Harusnya kan devisa kuat karena ekspor dan pariwisata," papar dia.

Baca: Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran

Bhima pun menekankan, pemerintah sebaiknya bisa mendorong wisatawan domestik untuk bisa memajukan pariwisata. Namun, kenyataannya, wisatawan domestik sangat sensitif terhadap harga tiket perjalanan.

Di sisi lain, pemerintah daerah di Indonesia banyak yang mengandalkan perekonomiannya dengan menjual buah tangan khas daerah masing-masing. Maka pengenaan bagasi berbayar bakal mengenakan biaya yang mahal bagi wisatawan bahkan menurunkan minat untuk membeli oleh-oleh.

Oleh sebab itu, di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global, menurutnya sektor pariwisata perlu didorong. Hal itu dengan tidak menaikkan harga tiket pesawat atau pun pengenaan bagasi berbayar.

"Jadi satu-satunya harapan yaitu dorong leisure economy atau ekonomi jalan-jalan. Itu anak milenial ada 90 juta orang yang hobinya jalan-jalan. Jangan kemudian dihambat dengan harga tiket yang naik dan bagasi berbayar," pungkasnya. Kso

Terkait
Wilmar Group Buka Lowongan 8 Posisi di Sumatera dan Kalimantan, Berikut Daftarnya
Wilmar Group Buka Lowongan 8 Posisi di Sumatera dan Kalimantan, Berikut Daftarnya
Lainnya
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Harga TBS Sawit Riau Alami Kenaikan Tertinggi di Indone
Sumut Tambah Dua Emas di Hari Keempat Popnas 2019, Tota
Walikota Batam M Rudi Akui Beri Rekomendasi Mega Proyek
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1