Fadila Saputra: Kebijakan Pemko Pekanbaru Menata Pedagang Tugu Keris Sangat Tepat

Mawardi Tombang
Selasa, 8 September 2020 07:44:05

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak merelokasi pedagang di Jalan Diponegoro Ujung atau Kawasan Tugu Keris merupakan langkah tepat. Sebab selain tempat itu sudah menjadi destinasi wisata kuliner di Pekanbaru, juga merupakan sumber kehidupan bagi pedagang yang berjualan di sana.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan pedagang yang mencari nafkah di lokasi tersebut berjumlah 130 hingga 150 pedagang. Jadi, lokasi tempat pedagang tugu keris tidak ditertibkan. Tapi, Pemko Pekanbaru menata ulang tempat tersebut.

"Tidak jadi kita tertibkan, karena ternyata ini sudah menjadi semacam destinasi ekonomi. Apalagi umumnya di sini anak-anak muda, sehingga kita melakukan penataan, bagaimana agar ini menghidupkan perekonomian tanpa melalaikan penanganan Covid-19," terang Ingot Ahmad.

Dikatakannya Ingot lagi, mengenai lokasi sampai saat ini masih illegal karena belum memiliki SK Walikota dan berada di jalan raya. Namun, sama seperti Car Free Day (CFD) yang menggunakan Jalan Sudirman, lokasi ini juga akan diproses legalitasnya.

Baca: Produk Unggulan Kampar Unjuk Gigi di APKASI Otonomi Expo 2026, Bidik Pasar Nasional

"Memang ilegal karena berada di badan jalan. Tapi karena ini menyangkut kepentingan orang banyak, seperti CFD, kita ini proses legalitasnya," tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Aliansi Pedagang Pekanbaru (APP) , Fadila Saputra menyambut baik kebijakan Pemko Pekanbaru yang akan menata pedagang yang ada dijalan Diponegoro ujung atau Tugu Keris karena sudah tepat.

"Kita sangat mendukung kebijakan Pemko Pekanbaru yang akan menata Pedagang di Tugu Keris jalan Diponegoro Ujung. Selain tempat pedagang mencari nafkah, Di sana juga dapat dijadikan destinasi wisata kuliner malam di kota Pekanbaru," ujarnya.

Menurut Fadil lagi, Walikota Pekanbaru pasti mendukung kebijakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedagang. Karena program wisata kuliner ini sebenarnya sudah dicetuskan oleh Walikota Pekanbaru, DR. Firdaus MT di tahun 2012 silam. Namun saat itu lokasi nya adalah di pasar Kodim (Senapelan) hingga ke pasar sukaramai. " Sebenar nya ide untuk membuat pusat kuliner malam (wisata kuliner malam) ini sudah lama dicetuskan Walikota Pekanbaru, namun karena terjadinya kebakaran hebat di Pasar Sukaramai sehingga program ini di tunda sementara waktu, " jelas Fadil.

Baca: Bupati Ahmad Yuzar Dorong UMKM Kampar Mandiri Lewat Pelatihan dan Zakat Produktif

Fadil berharap agar kedepannya pemerintah kota Pekanbaru dapat mencari solusi yang baik, menata pedagang dan memberikan kemudahan dalam perizinan.

"Pemko dan Pedagang marilah bersama-sama satu kan persepsi, duduk semeja dan ikuti aturan yang berlaku. Kemudian jangan ada pungli serta jual beli lapak di lokasi tersebut," tutupnya. rls



Terkait
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari Produksi hingga Pasar
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari Produksi hingga Pasar
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI Rendah, Pem
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
Hendry Munief Tekankan Pelaku UMKM Implementasikan Ekon
Lainnya
Harga Sawit Riau Naik Tipis Jadi Rp 2.297,14/Kg Untuk Tanggal 3-9 Maret 2021
Harga Sawit Riau Naik Tipis Jadi Rp 2.297,14/Kg Untuk Tanggal 3-9 Maret 2021
Ekonom Sayangkan Pemerintah Suka Salahkan Kondisi Ekste
Penumpang Sriwijaya Group Kini Bisa Internetan di Pesaw
Sepanjang 2018, Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 7,1 M
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat