Bulog Lakukan OP untuk Antisipasi Kenaikan Harga Beras Premium
KANALSUMATERA.com - Antisipasi kenaikan harga beras premium di pasaran, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Riau Kepri melakukan Operasi Pasar (OP). OP ini guna menstabilkan harga beras di pasaran.
OP ditandai dengan pelepasan sejumlah truk pengangkut beras dari Halaman Kantor Gubernur Riau pada Kamis, (3/1/19) Sore.
“Hari ini, kami menggelar dan mendistribusikan beras premium ini ke seluruh pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), Toko Pangan Kita . Dengan adanya pasokan beras ini tentunya bisa dijangkau oleh masyarakat. Kami juga mengoptimal toko pangan kita.
Target Bulog Sendiri, Kata Abdul, jangan terjadi lonjakan harga beras terjadi di masyarakat. Terlebih lagi mengingat kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Baca: Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Amankan Rantai Pasok dan Harga Bahan Baku Jelang Lebaran
"Dengan ketersedian beras yang kita salurkan tentunya bisa membantu masyarakat. Kalau OP kami kerjakan sepanjang tahun. Tetapi untuk ketika ini, satu hari rata-rata 1.000 ton. Angka terbesar dapat sampai 2.000 ton,” ujar Kepala Bulog Divre Riau Kepri, Abdul Muis S Ali.
Seribu ton beras didistribusikan dengan didistribusikan melewati pedagang pengecer, lokasi tinggal pangan, Satgas Bulog, kios, dan penjualan langsung di sejumlah pasar tradisional.
“Kami melibatkan seluruh unsur untuk mengerjakan OP. Kalau harga terancam, kami mengerjakan OP guna memasok beras ke pasar RT/RW, masyarakat, dan lainnya untuk memastikan bahwa beras aman,” paparnya.
OP kali ini, kata dia, dilaksanakan untuk mengantisipasi iklim dan bencana, sampai-sampai daerah dapat langsung memanfaatkannya.
Baca: Peringati Hari Tani Nasional, DPD PKS Pekanbaru Launching Pasar Tani
“Kami pun mencadangkan beras premium guna memenuhi keperluan masyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan, untuk harga beras OP yang dijual, dipastikan di bawah harga eceran tertinggi. "Beras medium OP dibanderol Rp8.600, kalau kualitas premium Rp9.600,"pungkasnya. kominfo/iin
