58 Persen Angkatan Kerja Indonesia Lulusan SD dan SMP

Amar
Selasa, 8 Januari 2019 22:17:44

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menyebutkan, sebanyak 58 persen angkatan kerja di Indonesia hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Persentase ini diperoleh dari akumulasi angkatan kerja secara menyeluruh saat ini. Meskipun demikian, Hanif tidak menyebutkan dan menjelaskan seberan angkatan tenaga kerja dalam negeri yang hanya lulusan SD dan SMP. Dilihat dari persentasenya, angka tersebut masih terbilang tinggi.

"Sekitar 58 persen dari angkatan kerja kita 130 juta masih didominasi lulusan SD dan SMP," ungkap Hanif ketika ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019).

Hanif mengatakan, masalah dan kondisi angkatan kerja Tanah Air saat ini menjadi tantangan lembaganya. Ia menuturkan, pihaknya akan meningkatkan kemampuan pekerja lewat beragam program, salah satunya program vokasi.

"Salah satu yang penting adalah percepatan kompetensi untuk tenaga kerja melalui pelatihan vokasi," tuturnya.

Dia menuturkan, program vokasi itu nantinya bukan hanya dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kemenker. Program ini juga melibatkan pihak lain, baik swasta maupun masyarakat melalui komunitas. Baca juga: Industri yang Dorong Vokasi Diberi Insentif Pajak

"Baik vokasi yang diselenggarakan oleh balai-balai latihan kerja pemerintah pusat maupun daerah, juga lembaga pelatihan swasta. Ini semua kita genjot," jelasnya.kpc/ks



Lainnya
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran
Kualanamu Didorong Jadi Hub Penerbangan Domestik
Sepanjang 2018, Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 7,1 M
Hadapi Resiko Gagal Panen, Petani Tubaba Diminta Ikut A
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda