Nasib Peternak Keramba Jaring Apung di Kampar Mengkhawatirkan Saat Ini

Mawardi Tombang
Senin, 7 September 2020 16:13:25

KANALSUMATERA.com - Kampar - Kemerosotan ekonomi kian mencekam kehidupan masyarakat, apalagi saat Covid-19 yang belum jelas kapan hilang. Tentu dengan gagapnya masyarakat terus menjalani usaha di tengah ketidapastian ini.

Azwir, salah seorang penjaga ternak keramba di Desa Pulau Terap, Kabupaten Kampar merasakan langsung gimana menjalani usaha sebagai peternak keramba jaring di aliran Sungai Kampar.

Awalnya ia mempunyai usaha keramba sendiri. Dengan sistem usaha keramba agak sulit dikembangkan, Azwir pun hengkang dari usaha tersebut. Dan beralih menjadi penjaga keramba orang lain.

"Sebelum menjaga keramba orang, saya pernah usaha sendiri, kurang lebih 5 tahun saya usaha keramba, ya, dengan banyaknya kendala. Pendapatannya yang pas-pasan akhirnya pilih usaha yang lain." jelas Azwir.

Azwir mengungkapkan bahwa usaha keramba harusnya banyak, tidak bisa sedikit-sedikit. Apalagi saat sekarang, rentan ikan mati karena air pasang surut. Misalnya banyak keramba, mati 1 sampai 3 petak, petak yang lain bisa berhasil sehingga menyelamatkan ekonomi kita.

Tidak hanya kendala ikan mati ataupun pasang surutnya sungai Kampar yang jadi kekhawatiran warga, penjualan ikan di pasar pun relatif turun sejak Pandemi melanda. Tentunya para usaha keramba tidak memiliki keuntungan seperti biasanya, apalagi nasib seorang penjaga.

Desa Pulau Terap mayoritas warga memanfaatkan aliran sungai untuk membuat keramba, tentu dengan banyaknya kendala yang dialami, warga berharap ada perhatian dari pemerintah.

"Boleh dibilang kebanyakan masyarakat sekarang bergantung pada Keramba Apung, dengan persoalan yang dialami warga saat ini, tentunya kami berharap perhatian pemerintah untuk memberikan solusi pada masyarakat Pulau Terap khususnya." terang Husni.Amd selaku Kepala Desa Pulau Terap (7/09) saat ditemui disela-sela kegiatannya. (mal)

Lainnya
Ekspor UMKM ke Malaysia dan Vietnam, PJ Bupati Kampar: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Ekspor UMKM ke Malaysia dan Vietnam, PJ Bupati Kampar: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Produk UMKM Alumni Unpad Targetkan Masuk Pasar Ekspor
Meriah, Suzuki Salesman Competition 2019 Diikuti 72 Ora
Ekspor Terbesar Sumsel dari Karet Mentah
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Olahraga
Daprianto Terpilih Aklamasi Pimpin PBSI Kampar, Harapkan Dukungan Semua Pihak
Daprianto Terpilih Aklamasi Pimpin PBSI Kampar, Harapkan Dukungan Semua Pihak
Wabup Husni Merza Lepas 64 Peserta Tour de Siak
PMRJ Gelar Liga Domino dan Badminton untuk Warga Riau d
Kriminal
Di Bagansiapiapi Rohil Judi Semakin Menjamur,  APH Tutup Mata
Di Bagansiapiapi Rohil Judi Semakin Menjamur,  APH Tutup Mata
Pelaku Pembunuhan di Desa Rimbo Panjang Diringkus Satre
Polisi Pekanbaru Waspadai Peningkatan Kriminalitas Jela
Pariwara
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Jawaban Pemerintah terha
Ekonomi
Kendaraan Listrik NETA V Hadir di BCA Expoversary 2024, Tebar Beragam Promo Spesial
Kendaraan Listrik NETA V Hadir di BCA Expoversary 2024, Tebar Beragam Promo Spesial
Markarius Anwar Apresiasi Riau Petroleum atas Pengaliha
Dua UMKM Binaan PHR Terima Sertifikat Halal, Siap Bersa
Leisure
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Pemprov Riau Gelar Lomba Desa Wisata, Berikut Desa Peme
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D