Dominasi Investor Asing Hambat UMKM Lokal

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 17:04:14
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Investor asing selaku sumber pembiayaan startup lokal dinilai mulai mengkhawatirkan pertumbuhan perekonomian nasional.

Startup lokal dengan dominasi modal asing dalam jangka pendek dinilai akan merugikan kedaulatan ekonomi. Ekonom Institute for Development on Economic (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengungkapkan, sekitar 93% barang yang dipasarkan melalui platform lokal seperti Tokopedia, dan Bukalapak misalnya selama ini lebih banyak berupa produk impor.

Hal itu menyebabkan sulitnya menyediakan tempat untuk produk usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM). Persaingan bisnis melalui media platform digital menurutnya dari sisi harga produk impor akan selalu lebih murah daripada produk lokal milik UMKM.

Hingga 2019 kepemilikan asing pada platform lokal mendominasi startup lokal antara lain Tokopedia, Traveloka, dan Go-Jek. Mayoritas pendanaan berasal dari investor pembiayaan keuangan seperti grup ventures hingga platform besar seperti Alibaba, Sequoia, Tensent, dan JD.Com.

Baca: Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dorong Promosi UMKM dan Budaya Nusantara

Di penghujung 2018 Tokopedia misalnya mendapatkan suntikan dana dari TechinAsia sebesar USD1 miliar (Rp14,2 triliun) dan Softbank Vision Fund dan Alibaba sebesar USD1,1 miliar (Rp14,85 triliun).

Sementara itu, Go-Jek pada 2018 tak henti-hentinya mendapatkan kucuran dana di antaranya dari Google (USD100 juta), Tensent, JD, Temasek (USD1,2 miliar), hingga suntikan dana dari anak perusahaan Djarum yaitu PT Global Digital Niaga.

Di awal 2019 Go-Jek kembali mendapat kepercayaan dari investor asing yang menginvestasikan dananya sebesar USD920 juta. Sedangkan Traveloka pada 2015 hingga 2017 ikut mendapatkan kepercayaan investor asing seperti Expedia, East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD, dan Sequia Capital dengan total nilai sebesar USD850 juta.

Besarnya nilai investasi asing ini, menurut Bhima, rentan disalahgunakan untuk kepentingan intelijen asing. “Ada praktik pemanfaatan data konsumen di Indonesia untuk kepentingan bisnis investor asing yang menyuntik modalnya ke startup lokal. Data is the new oil, jadi masalah data ini sangat penting bagi ekonomi digital Indonesia,” tutur Bhima kepada KORAN SINDO. Bhima turut menyoroti repatriasi keuntungan para investor yang dibawa ke luar negeri.

Baca: Nobar Piala Dunia TVRI Lampung Jadi Ajang Promosi Efektif, Penjualan UMKM Ikut Terdongkrak

Menurutnya, investor asing akan membawa hasil keuntungannya ke luar negeri. Hal ini dapat membuat pemasukan utama transaksi ekonomi semakin defisit serta berbahaya bagi stabilitas kurs rupiah. “Karena keuntungan bisnis di Indonesia akan dikonversi ke mata uang negara lain,” tandasnya.

Startup yang mayoritas perusahaannya mendapatkan kucuran dana investor asing, menurutnya, akan berdampak pula pada penggunaan tenaga kerja asing. “Dalam konteks Go-Jek misalnya IT developer outsourcing ke Bangalore, India. Dengan demikian, maka tenaga kerja yang memiliki keahlian di Indonesia belum dapat dioptimalkan,” tutur Bhima. Meski demikian, dia tetap menilai masuknya investor asing tetap memiliki sisi positif bagi startup lokal. Kso

Terkait
Bukan CSR! Koperasi BBDM Salurkan Rp 10 Juta ke 9 Wilayah di Bengkalis, Ini Penjelasannya
Bukan CSR! Koperasi BBDM Salurkan Rp 10 Juta ke 9 Wilayah di Bengkalis, Ini Penjelasannya
Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Manfaatka
Peringati Hari Tani Nasional, DPD PKS Pekanbaru Launchi
Belajar dari Sidomuncul, Hendry Munief Berharap Kemenpe
Lainnya
Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 Desa dan 1 Kelurahan di Bukit Batu Bengkalis
Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 Desa dan 1 Kelurahan di Bukit Batu Bengkalis
Humas PT MAN: Penting Jaga Kebersihan Untuk Cegah Penye
Perajin di Kota Pekanbaru Ini Buat Kertas dari Batang P
Bank Riau Kepri Ingin Konversi ke Syariah, OJK Minta Ka
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di