Dialog Dengan Petani, Syahrul Aidi Minta Mindset Petani Harus Diubah

Mawardi Tombang
Kamis, 28 Januari 2021 16:56:52

KANALSUMATERA.com - Kampar - Kabupaten Kampar saat ini bergeliat di sektor pertanian. Terutama tanaman pangan dan holtikultura. Sektor pertanian saat ini dianggap sangat prospek untuk dikembangkan.

Salah satu penggiat sektor pertanian adalah Poktan Jaringmas Sejahtera yang beralamat di Desa Birandang Kecamatan Kampa. Poktan Jaringmas Sejehtera rutin menggelar kegiatan silaturahmi anggota dengan menghadirkan praktisi atau pengambil kebijakan yang dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalitas anggotanya.

Seperti pada Kamis (28/1/2021), Pengurus Poktan Jaringmas Sejahtera menghadirkan anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kampar Cokroaminoto, Kepala Dinas Pertanian dan THP Kampar Bustan dan Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar David Hendra. Kegiatan dialog yang hangat itu juga diselingi dengan panen perdana tanaman cabai milik salah seorang anggota Poktan.

Ketua Poktan Jaringmas Sejahtera Indra Noval dalam sambutannya menyampaikan bahwa anggota Poktan rutin mengadakan pertemuan untuk meningkatkan keilmuan dan akses para pesertanya.

Syahrul Aidi sebagai anggota DPR RI yang juga memiliki beberapa usaha komoditas pertanian menyampaikan bahwa bisnis sektor pangan saat ini sangat menjanjikan. Apapun yang ditanam oleh petani akan diserap oleh pasar.

Baca: Pemprov Riau Segera Gelar Pasar Murah di 5 Lokasi, Cek Jadwal Lengkapnya

"Namun kita menyayangkan petani kita masih menjadikan bertani ini sebagai budaya konsumtif. Kita inginnya mindset konsumtif oriented diubah menjadi business oriented. Orientasinya diubah untuk memenuhi permintaan pasar yang makin hari makin besar." kata Syahrul Aidi.

Saat itu Syahrul Aidi menjelaskan prospek dari beberapa komoditas yang saat ini jadi primadona.

Bustan, Kadis Pertanian dan THP Kampar menyampaikan kondisi sektor pertanian saat ini. Lahan padi saat ini tersedia 5.000 hektar, 3.500 hektar harus menggunakan irigasi. Tanaman cabai mencapai 500 hektar. Bahkan dia menyampaikan bahwa alat di Dinas Pertanian sudah lengkap, silahkan dipakai tapi tak bisa dimiliki.

"Terkait irigasi, kita sangat terbantu oleh pak ustadz (Syahrul Aidi-red) melalui program renovasi dan bangun baru irigasi. Saat ini saya meminta semua anggota menginventarisir seluruh irigasi kita. Harapannya nanti pak ustadz dapat membantunya" kata Bustan.

Cokro Aminoto juga mendukung paradigma business oriented para petani. Karena ceruk pasarnya yang besar.

Baca: Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Tembus Rp 3.544 per Kilogram

Untuk business oriented menurut Kadis Cokro saat ini DKP Kampar sudah membuat formula untuk itu yang disingkat dengan Ocu Mapan (Optimalisasi Cara Untuk Mandiri Pangan). Ocu Mapan akan memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi keluarga.

"Ocu Mapan akan memperkuat ekonomi keluarga dengan optimalisasi berbagai sektor seperti optimalisasi lahan, optimalisasi SDM, optimalisasi teknologi pertanian, dan lainnya. Dengan optimalisasi banyak hal itu maka diharapkan kita akan mencapai kemandirian pangan" terang Cokro.

Usai melakukan diskusi dengan petani, Syahrul Aidi dan undangan lainnya melakukan panen perdana cabai milik anggota Poktan Jaringmas Sejahtera. Setelah itu meninjau lahan komoditas pepaya dan juga calon lahan pendirian mesin giling padi milik anggota kelompok. ***

Lainnya
Yuyun Gelar Diklat UMKM dan Bumdes Naik Kelas, Gandeng Agung Toyota
Yuyun Gelar Diklat UMKM dan Bumdes Naik Kelas, Gandeng Agung Toyota
Tiket Pesawat Mahal, Kemenhub: Maskapai Butuh Hidup
Bank Riau Kepri Ingin Konversi ke Syariah, OJK Minta Ka
Sandiaga Uno Sebut Pemerintah Salah Ambil Keputusan Ten
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Daerah
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
BBM Subsidi Langka,  Yasser Hamidi Desak Pertamina Ger
Sambut Hari Buruh, Pemkab Kampar Gelar Gerak Jalan Sant
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha