Faisal Basri Anggap Penurunan Tiket Pesawat hanya Bohong-bohongan

Alwira Fanzary
Senin, 14 Januari 2019 21:06:07
Faisal Basri

KANALSUMATERA.com - Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) telah berkomitmen menurunkan tiket pesawat rute domestik. Hal itu merespons protes masyarakat terkait mahalnya tiket pesawat rute domestik.

Seperti yang dilansir dari Viva.co, Ekonomi Senior Indef Faisal Basri menuding, penurunan harga tiket pesawat yang diumumkan oleh INACA adalah 'bohong-bohongan'. Sebab, penurunan harga itu masih memilah-milah segmen tertentu.

"Saya baca media, oh 'kami sudah turunkan' tapi turunnya itu bohong-bohongan. Karena turunnya itu untuk segmen 10 sampai 30 persen penumpang," kata Faisal di Jakarta, Senin 14 Januari 2019.

Bahkan, Ia mengkritik pernyataan dari INACA yang tidak disampaikan secara gamblang. Khususnya, pihak INACA yang berkelit tidak menjelaskan penurunan tarif secara rinci.

Baca: Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran

"Terus (INACA) sudah kasih diskon lansia. Apa urusannya itu? Jadi Anda nanya apa, jawabnya apa. Inaca jawabnya begitu. Ini enggak ada hubungannya, ini soal tarif," ketus dia.

Menurut Faisal, seharusnya harga tiket pesawat rute domestik lebih murah ketimbang internasional. Apalagi, saat ini harga bahan bakar penerbangan, avtur juga turun mengikuti harga minyak dunia.

Di satu sisi Faisal menekankan, jangan salahkan kalau banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih liburan ke luar negeri ketimbang di negeri sendiri.

"Makanya turisme terbengkalai, karena orang lebih murah liburan ke Bangkok daripada ke Manado," jelasnya.

Baca: Wilmar Group Buka Lowongan 8 Posisi di Sumatera dan Kalimantan, Berikut Daftarnya

Faisal juga menengarai ada sistem oligopoli ketat di bisnis penerbangan Indonesia. Ia pun meminta pihak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menelusuri itu lebih lanjut.

"Harusnya ongkos di terminal domestik lebih murah dibanding ongkos terminal internasional. Karena ini oligopoli ketat, dikuasai dua atau tiga (pemain)," katanya. Vo/Kso

Lainnya
Tarif Trump dan IEU-CEPA, Arah Baru Ekonomi Global Indonesia
Tarif Trump dan IEU-CEPA, Arah Baru Ekonomi Global Indonesia
Demplot Digital Farming Diterapkan di Kampar, PJ Bupati
Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rajeg Panen
Pemko Pekanbaru Apresiasi Berdirinya Kantor Bersama PT
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt