RDP Terkait Pro Kontra Pendiriaan Pabrik PT. KAMI Digelar Komisi III DPRD Kampar

Mawardi Tombang
Selasa, 4 Agustus 2020 23:26:26

KANALSUMATERA.com,

Bangkinang - Rapat Dengar Pendapat (RDP) dilaksanakan Komisi III DPRD Kampar pada Selasa, 4 Agustus 2020. Agenda RPD ini terkait sengketa pendirian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Kampar Alam Mas Inti (PT. KAMI) yang dilaporkan masyarakat Pantaicermin melalui BPD. Pelaksanaan RDP menghadirkan pihak Forum Masyarakat Peduli Pantaicermin (FMP2), PT. KAMI, Dinas Terkait, Kepala Desa, BPD, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Kampar, Zulfan Azmi menjadi pimpinan rapat dan mengatakan bahwa RPD pertama ini sebagai agenda mengambil simpulan untuk dilakukan pengkajian. Pada RPD selanjutnya baru akan ada putusan.

DPRD Kampar akan mengkaji lebih dalam tentang perizinan yang diduga dipaksakan terbit. Sementara itu, Syaiful Anuar (tokoh masyarakat) mengatakan bahwa syarat perizinan seperti dukungan Desa terdampak, tanda tangan anak kemenakan dari Oknum Pemimpin adat yang tidak sesuai alur adat, letak lokasi yang tidak sesuai, dan penyuplai buah dari koperasi yang tidak dikenali adalah bukti pemaksaan izin diterbitkan.

Baca: Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis Kelola 2 Hektare Lahan Jagung, Siap Panen Juni 2026

Terkait perizinan atau rekomendasi di tingkat Desa, Mukhlis S.Sos menjelaskan bahwa rekomendasi diberikan sesudah ada putusan rapat di Desa dengan ketentuan yang diikat dalam akta notaris. Perjanjian antara pihak Desa dengan PT. Kami di antaranya adalah 1) tenaga kerja sebanyak 60% diambil dari Desa Pantaicermin, 2) Success Fee sebesar Rp. 2 per kilo wajib dibayarkan PT. Kami kepada Desa. Dari penjelasan tentang perjanjian tersebut, Zulfan Azmi mengatakan bahwa Success Fee tidak dibenarkan dalam UU Negara dan dapat dipidanakan.

Sayangnya, pihak PT. Kami hanya mengutus orang-orang yang tidak berkompeten dan tak punya pengetahuan terhadap masalah yang terjadi.

Sementara itu, M. Kholilullah meminta melalui DPRD Kampar agar pihak PT. Kami menghentikan proses pembangunan menjelang permasalahan selesai.



Terkait
Pemprov Riau Segera Gelar Pasar Murah di 5 Lokasi, Cek Jadwal Lengkapnya
Pemprov Riau Segera Gelar Pasar Murah di 5 Lokasi, Cek Jadwal Lengkapnya
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Temb
Lainnya
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat
Harga TBS Sawit Riau Alami Kenaikan Tertinggi di Indone
Masa Pandemi, Riau Jadi Pilihan Pengusaha Sumatera, Api
Kades Kasang Padang Awasi Langsung Pengerjaan Jalan Men
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T