Manfaatkan Lahan Pinggir Sungai, Penghasilan Pria Aceh Ini Lebih Besar dari PNS

Amar
Rabu, 11 Desember 2019 13:25:28
Mundasir, petani Aceh

JANTHO, Aceh, KANALSUMATERA.com -- Mundasir, petani Desa Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar, mampu mendapatkan omset mencapai Rp 350.000 per hari.

Omset ini dia peroleh setelah memanfaatkan lahan bantaran Krueng Aceh di daerah itu dengan luas lahan 5.000 meter untuk bercocok tanam sayur, kunyit, jahe, lengkuas, pinang, dan tanaman keras lainnya seperti rambutan, langsat, pete, jengkol mangga dan jenis tanaman keras lainnya.

Mundasir, kepada Serambinews.com, Selasa (10/12/2019) mengatakan, dirinya memanfaatkan lahan seluas 5.000 meter di bantaran sungai untuk dijadikan tempat bercocok tanam sejak tahun 2007 hingga sekarang.

Alhamdulillah, dengan tekun bekerja dia mampu meraih omset mencapai Rp 10 juta per bulan dan memperkerjakan seorang pekerja kebun dengan gaji Rp 1,5 juta per bulan.

Penghasilan sebesar itu merupakan hasil dari tanaman sayur, tanaman jahe, lengkuas, kunyit, jengkol, pete, langsat, rambutan, pinang dan tanaman muda lainnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah melalui dewan yang baru kali ini mengunjungi dirinya di lahan tersebut dapat menyalurkan bantuan bibit jagung karena di daerah itu juga sangat cocok untuk dikembangkan lahan jagung.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar dari Partai PKS, Mursalin SHI, mengatakan, saat mengunjungi petani tersebut.

Menurut dia, lahan tidur di bantaran Krueng Aceh masih sangat luas.

Pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan dengan maksimal, karena banyak potensi Aceh Besar yang belum dimaksimalkan.

Dikatakan, legislatif dan eksekutif siap mendukung petani untuk kembangkan tanaman muda dan tanaman keras di sepanjang bantaran sungai tersebut demi meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat di Aceh Besar.

Ditambahkannya, Pemkab Abes melalui Dinas Pertanian diharapkan dapat menyalurkan bantuan pupuk dan bibit untuk pengembangan tanaman jagung dan komoditi lainnya di sepanjang Krueng Aceh tersebut.

sumber : serambinews.com

Lainnya
Hendry Munief Tekankan Pelaku UMKM Implementasikan Ekonomi Pancasila
Hendry Munief Tekankan Pelaku UMKM Implementasikan Ekonomi Pancasila
Belanja Dari Rumah, Anak Muda Pekanbaru Bangun Platform
Pekerja Pertamina Duga Avtur Dijadikan Kambing Hitam Ag
Sandiaga Janjikan Pelaku UMKM Takkan Kena Pajak Pada 2
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan