Kisah Kesulitan Pak Agus Yang Pernah Pasar Pupuknya Hingga ke Kalimantan

Mawardi Tombang
Senin, 14 September 2020 15:56:33

KANALSUMATERA.com - Kampar - Pria yang bernama Agus (42 tahun) merupakan seorang pegiat pupuk organik yang selama ini memasarkan pupuk nya ke berbagai daerah. Bahkan pupuknya telah dipasarkan di Pulau Kalimantan.

Namun saat ini usaha yang dilakukannya sudah tidak maksimal lagi karena banyak kendala. Ketika di temui di kediamannya pada Senin (14/09/2020) Agus terlihat sedang melakukan pembuatan pupuk secara manual.

Ketika ditanya seputar perkembangan pupuk buatannya, beliau menjawab bahwa saat ini banyak mengalami kendala.

Padahal dulu pupuk buatannya ini sudah dipasarkan sampai ke berbagai daerah bahkan sampai ke pulau Kalimantan. Tetapi dengan kendala yang ada maka usaha agus tidak berkembang dan lama kelamaan tampak surut dan sulit untuk berkembang.

Baca: Fadila Saputra: Kebijakan Pemko Pekanbaru Menata Pedagang Tugu Keris Sangat Tepat

"Saat ini hanya bisa memasarkan di tempat penjualan bunga dan tanaman lainnya,kalau para pengusaha bunga meminta itulah yang saya isi." katanya.

Pupuk yang berbahan dasar dari kotoran kambing dan campuran lainnya sudah banyak peminatnya namun saat ini kendala keuangan atau modal yang jadi Kendala utama.

Oleh karena itu Agus berharap semoga ada perhatian pemerintah terhadap usaha yang sudah bertahun tahun di lakoni nya ini. Hen

Terkait
Nasib Peternak Keramba Jaring Apung di Kampar Mengkhawatirkan Saat Ini
Nasib Peternak Keramba Jaring Apung di Kampar Mengkhawatirkan Saat Ini
Bupati Alfedri Ajak Petani dan Peternak Manfaatkan Prog
Bangun Indonesia, PKS Riau Launching Program Kebangkita
Sudah Sejahtera, 5962 KPM di Lampung Mundur dari PKH
Lainnya
Mulai 2020, Anggota DPRD Siak Sepakat Gajinya Dipotong Untuk Zakat
Mulai 2020, Anggota DPRD Siak Sepakat Gajinya Dipotong Untuk Zakat
Berita Foto: Ma'ruf Amin Meresmikan Berkunjung Sekaligu
Capres Amerika Ini Berencana 'Hancurkan' Amazon Google
Anak Muda Menganggur Disebut Sebagai Spesies Paling Ber
Daerah
Kapal Banawa Terbengkalai, Berikut Klarifikasi Dinas Pariwisata Kampar
Kapal Banawa Terbengkalai, Berikut Klarifikasi Dinas Pariwisata Kampar
Dandim 0313/KPR Kampar Jadi Narasumber Pada Diskusi Dan
Tingkatkan Imun Tubuh Para Anggota, Kapolres Kampar Bag
Nasional
Menteri PUPR Kunjungi Kesiapan Jalan Tol Pekanbaru-Padang
Menteri PUPR Kunjungi Kesiapan Jalan Tol Pekanbaru-Padang
Mundur dari KPK, Febri Diansyah Berencana Bangun Geraka
Masa Transisi, Hipemari Jakarta Kawal Pengelolaan Blok
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Pariwara
Bupati Sukiman Kepada Himarohu-Riau: Kaum Intelektual Penerus Pembangunan
Bupati Sukiman Kepada Himarohu-Riau: Kaum Intelektual Penerus Pembangunan
Bupati Sukiman: KTNA Ujung Tombak Ketahanan Pangan di K
Pemkab Rohul Telah Usulkan Perubahan Nama Bandar Pasir
Hukum
Tekan Penyebaran Covid-19, Tim Yustisi Kampar Dorong Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan
Tekan Penyebaran Covid-19, Tim Yustisi Kampar Dorong Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan
Propam Polres Kampar Lakukan Optimalisasi Pendisiplinan
YKMNMT: Konflik Lahan di Riau Berawal Dari Konflik Tana
Budaya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Bupati Sukiman: Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Te