Belanja Dari Rumah, Anak Muda Pekanbaru Bangun Platform Antapasa

Mawardi Tombang
Rabu, 6 Mei 2020 11:51:59

KANALSUMATERA.com - Di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru akibat pandemi Covid-19, sekelompok anak muda berinisiatif menciptakan platform digital untuk memudahkan belanja dari rumah. Aplikasi itu bernama Antapasa, yang melayani belanja kebutuhan dapur seperti lauk-pauk, sayur, bumbu, dll ke pasar tradisional di Kota Pekanbaru.

“Awalnya, kita ingin membantu para pedagang, karena banyak orang tak lagi berani belanja ke pasar tradisional. Sekaligus kita khawatir kalau orang memaksa berjejal ke pasar, karena memang butuh. Resiko penyebaran terjadi corona. Akhirnya kita bangun platform Antapasa ini”, ungkap Hadian Taufik, CEO Antapasa, hari ini (6/5) di Pekanbaru.

Antapasa rencananya akan melayani seluruh Kota Pekanbaru, bahkan bisa dikembangkan ke seluruh Indonesia. Namun, di awal peluncurannya sekarang baru bisa melayani beberapa kecamatan, seperti Tampan, Marpoyan Damai, Rumbai, dan Rumbai Pesisir.

“Basis layanan kami adalah ketersediaan Mitra Belanja di kawasan tersebut. Saat ini baru ada sekitar 13 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan. Jika ada warga Pekanbaru yang mau menjadi Mitra Belanja Antapasa, kami masih menerima. Tentu dengan seleksi ketat, karena kaitannya dengan kualitas layanan”, terang Hadian.

Terkait harga, Antapasa menjamin bisa sangat kompetitif. Karena sistem yang dibangun di dalamnya, customer bisa mendapatkan penawaran dari Mitra Belanja yang berbeda.

“Kita bangun sistem kompetisi harga yang sehat, seperti di pasar. Sehingga customer tetap mendapatkan harga terbaik. Pokoknya kita mau customer mendapatkan sensasi yang sama dengan langsung ke pasar, ditambah ini cukup tunggu di rumah, belanja diantarkan” tegasnya.

Pihaknya saat ini, sedang menunggu approval dari PlayStroe dan Appstore agar aplikasinya bisa diunduh oleh warga Pekanbaru. Namun untuk belanja sekarang, sudah bisa dilakukan melalui website antapasa.com. rls

Lainnya
Allhamdulilah Harga Sawit di Riau Naik Lagi
Allhamdulilah Harga Sawit di Riau Naik Lagi
Besok Markplus Pekanbaru Diluncurkan, Hermawan Kartajay
Malaysia Airlines Dinobatkan Sebagai Maskapai Terbaik d
AS Cari 85.000 Tenaga Ahli Teknologi, Permudah Visa Bek
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I