Pemko Medan Dukung Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

Mawardi Tombang
Senin, 26 Agustus 2019 11:00:16
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Pembahasan Keadaan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)

MEDAN Kanalsumatra.com - Pemko Medan mendukung penuh dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif di Kota Medan. Kehadiran Badan Ekonomi Kreatif itu nantinya dapat menampung para pelaku kreatif yang ada di Kota Medan. Dengan demikian setiap kali Pemko Medanmenggelar event, Badan Ekonomi Kreatif dilibatkan sehingga pelaksanaan event akan lebih baik dan bewarna lagi ke depannya.

Demikian terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Pembahasan Keadaan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) Kota Medan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kota MedanPemko Medan dalam RDP tersebut diwakili Plt Kadis Pariwisata Kota Medan Renward Parapat, Kadis Perindustrian Zulkifli Sitepu, Kadis Kebudayaan OK Zulfi serta Kabag Perekonomia Nasib.

Di hadapan anggota Komisi III yang dipimpin Boydo HK Panjaitan selaku ketua, Renward mengungkapkan, terkait masalah ekonomi kreatif, Pemko Medan melalui OPD terkait yakni Dinas Pariwisata sudah memiliki satu bidang bernama E-Creatif. Dikatakann ya, ada 16 kegiatan yang telah dimuat dalam E-Creatif tersebut.

"Sebanyak 16 kegiatan kreatif tersebut berupa aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, fashion, desain interior, desain komunikasi visual, seni pertunjukan, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni rupa, dan televisi dan radio,” jelas Renward.

Meski demikian bilang Renward, Pemko Medan siap mendukung dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif karena akan menjadi wadah berkumpulnya para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan. Dengan demikian para pelaku ekonomi kreatif dapat berkreasi dan berinovasi untuk memberikan yang terbaik.

Baca: IndiHome Beri Kompensasi Pelanggan di Sumatera yang Terdampak Penurunan Layanan Akibat Kebakaran

Dukungan juga disampaikan Kadis Perindustrian Kota Medan Zulkifli Sitepu. Dia berharap pembentukan Badan Ekonomi Kreatifsegera direalisasikan, sehingga badan ini nantinya dapat menampung para pelaku ekonomi kreatif untuk berkreasi, sehingga menghasilkan produk terbaik. Apalagi jika produk yang dihasilkan itu melalui kolaborasi dengan nuansa budaya yang ada di Kota Medan.

“Dengan sentuhan para pelaku ekonomi kreatif, produk yang dihasilkan sebelumnya tidak memiliki nilai jual akhirnya menjadi produk terbaik dan memiliki nilai jual tinggi. Jadi kita snagat mendukung pembentukan Badan Ekonomi Kreatif,” ungkap Zulkifli.

Dukungan pembentukan Badan Ekonomi Kreatif juga mengalir dari Kadis Kebudayaan OK Zulfi. Dikatakannya, pembentukan Badan Ekonomi Kreatif perlu dilakukan untuk mewadahi sleuruh pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan. “Saya sangat setuju dengan dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif. Badan ini kita harapkan dapat menjual kerajinan yang dihasilkan suatu budaya dengan sentuhan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan ini," ujarnya.

Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif mencuat setelah Andre, perwakilan pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan dalam RDP itu mengusulkan dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif sebagai wadah mereka berkreasi.

"Kedatangan kami ke Kantor DPRD Medan ini untuk menyikapi keresahan terhadap Kota Medan. Padahal banyak yang bisa dikembangkan di kota yang kita cintai bersama namun tidak dilakukan. Untuk itu melalui pembentukan Badan Ekonomi Kreatif, para pelaku ekonomi kreatif dapat berkumpul dan mengembangkannya. Sekarang ini zaman industri 4.0 sehingga Kota Medan harus mampu mengikuti zaman yang kian berkembang," ungkap Andre.

Baca: Rotte Foundation Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid Al Aqsha

Menyikapi hal itu Ketua Komisi III C DPRD Kota Medan Boydo HK Panjaitan, menyetujui usulan tersebut dan minta Pemko Medan agar membentuk Badan Ekonomi Kreatif supaya bisa mengakomodir kegiatan yang ada di SKPD agar lebih kreatif bekerjasama dengan para pelaku ekonomi kretatif yang ada di Kota Medan. “Jadi kita akan lakukan rapat pembahasan lanjutan guna menindaklanjuti pembentukan ekonomi kreatif tersebut,” ujar Boydo

Lainnya
Tren Positif, Rupiah Menguat ke Rp 13.900 Terhadap Dolar AS
Tren Positif, Rupiah Menguat ke Rp 13.900 Terhadap Dolar AS
Permintaan Ekspor Kepiting Soka Aceh Meningkat Tajam
Pengusaha Tunggu Kejelasan Proses Integrasi Perizinan d
Mampukah Suntikan Rp 6 Triliun Jadikan Merpati Kembali
Olahraga
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tradisional
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tradisional
Edwin Pratama Akan Perjuangkan Atlit Riau Masuk ke Timn
Edwin Pratama: Ketum PSSI Dukung PSBS Masuk Liga 3 Indo
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Ekonomi
Nasabah Mengeluhkan Pelayanan BRI Unit Kampa
Nasabah Mengeluhkan Pelayanan BRI Unit Kampa
Produk UMKM Alumni Unpad Targetkan Masuk Pasar Ekspor
Ayat Cahyadi Apresiasi Emak-Emak Berkreasi di Tengah Pa
Lifestyle
Ansar: Rumah Rehabilitasi Jadi Solusi Para Pecandu Narkoba
Ansar: Rumah Rehabilitasi Jadi Solusi Para Pecandu Narkoba
“Malaikat” yang Tak Pernah Kami Jumpa
Bupati Alfedri: Gedung Puskesmas Baru, Pelayanan Keseha
Kriminal
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Bertarung Dengan Sengit, Akhirnya Penjambret Warga Tara
Warga Kompak, Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Senama N
Budaya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Bupati Sukiman: Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Te