Pemerintahan Jokowi Kembali Tambah Kuota Impor Jagung, Masuk Februari Ini

Alwira Fanzary
Jumat, 4 Januari 2019 16:21:03
Jagung

Kanalsumatera.com - Pemerintah menambah kuota impor jagung sebesar 30 ribu ton guna menurunkan harga. Impor tersebut direncanakan akan mulai masuk pada pertengahan Februari 2019.

Seperti diketahui, sekitar 50 persen dari kebutuhan pakan ternak ayam petelur adalah jagung. Sehingga, harga jagung yang mahal bisa berimplikasi pada peningkatan harga telur ayam ras di pasar.

"Jagung ternyata kita kurang, kita sudah impor dan sudah masuk 70 ribu ton sampai akhir Desember 2018, 30 ribu ton rencananya akan masuk minggu ketiga Januari. Kita sudah menambah 30 ribu ton lagi untuk masuk di pertengahan Februari," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Jumat (4/1).

Darmin juga meminta Perum Bulog untuk bisa lebih agresif dalam mendistribusikan jagung hasil impor tersebut. Supaya, ujarnya, penurunan harga jagung bisa lebih cepat terasa dan berdampak pada penurunan harga telur ayam ras.

"Kelihatannya di lapangan ada kebijakan bahwa ini diberikan hanya pada peternak ayam petelur kecil. Kita kan tujuannya mau menurunkan harga jagung, ya jangan pilih-pilih distribusinya hanya pada yang kecil," kata Darmin.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada Desember 2018 adalah sebesar 0,62 persen. Kelompok bahan pangan pada Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 1,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah telur ayam ras sebesar 0,09 persen, daging ayam ras sebesar 0,07 persen, bawang merah sebesar 0,05 persen, beras sebesar 0,03 persen, dan ikan segar sebesar 0,02 persen. Rpo/Kso

Lainnya
Masa Pandemi, Riau Jadi Pilihan Pengusaha Sumatera, Apindo Kampar: Ayo Manfaatkan Peluang
Masa Pandemi, Riau Jadi Pilihan Pengusaha Sumatera, Apindo Kampar: Ayo Manfaatkan Peluang
Harga Sawit Riau Melonjak Naik Rp. 158,94/Kg Untuk Umur
Luhut Optimis Pasar Digital Indonesia Tertinggi se-ASEA
Tolak PHK, 4 Ribu Pekerja Geruduk Kantor PT Hero
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Daerah
Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Forum DPR RI Dapil Riau Diluncurkan, Ahmad Yuzar Dorong
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kabupa
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt