Capres Amerika Ini Berencana 'Hancurkan' Amazon Google dan Facebook jika jadi Presiden

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Maret 2019 16:45:41
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Calon Presiden Amerika Serikat, Elizabeth Warren, dalam kampanyenya mengkritik keberadaan Amazon, Google, dan Facebook, karena ketiganya menjadi penguasa ekonomi. Ia berencana 'menghancurkan' ketiganya, jika terpilih menjadi presiden.

Dikutip dari situs TechCrunch, Minggu 10 Maret 2019, Warren mengatakan, kekuatan dari ketiga perusahaan itu merupakan ancaman besar dan harus menjadi perhatian pemerintah.

"Mereka menggunakan data pribadi kita, untuk mencari untung dan menghalalkan segala cara untuk melawan kompetitor. Dalam prosesnya, mereka telah merusak bisnis perusahaan kecil dan menghambat inovasi," kata Warren.

Ia juga berencana, meloloskan undang-undang untuk perusahaan yang memiliki pendapatan tahunannya di atas US$25 miliar.

Baca: Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed

Salah satunya, mengenai standar penggunaan yang adil dan tidak mendiskriminasi penggunanya. Kemudian, platform juga akan dibatasi dalam hal berbagi data untuk pihak ketiga.

Sementara itu, perusahaan yang pendapatannya di bawah US$25 miliar per tahun, diharuskan mematuhi standar penggunaan yang adil.

Bagi perusahaan yang tidak mematuhi aturan, Warren memberi hak kepada Kejaksaan Agung AS untuk bertindak. Yaitu, dengan mendenda perusahaan sebanyak lima persen dari pendapatan tahunan.

"Mereka bertiga akan berada di bawah undang-undang. Amazon dan Google, harus memecah bisnis dan memisahkan antara bisnis dasar dengan iklan dan marketplace," ujarnya. Vo/Kso



Lainnya
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari Produksi hingga Pasar
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari Produksi hingga Pasar
APP Dukung Pasar Kodim Disulap Jadi Malioboro-nya Pekan
Buka Unit Usaha Air Mineral Kemasan, Sekda Apresiasi In
Tahun 2019, Pemerintah akan Impor Puluhan Ribu Ton Jagu
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasisw
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijaka
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T