Sepanjang 2018, Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 7,1 M

Islami
Jumat, 8 Februari 2019 19:57:45
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Neraca pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2018 tercatat mengalami defisit US$ 7,1 miliar. Padahal dari data Bank Indonesia (BI) periode 2017 NPI mencatatkan surplus US$ 11,6 miliar.

Sejak 2015, NPI sudah defisit sebanyak 2 kali. Yakni pada 2015 NPI defisit sebesar US$ 1,1 miliar. Penyebab defisitnya NPI terjadi karena defisit transaksi berjalan yang lebih tinggi dibanding surplus transaksi modal dan finansial.

Sepanjang 2018 CAD tercatat US$ 31,1 miliar atau 2,98% terhadap produk domestik bruto (PDB). Sedangkan transaksi modal dan finansial surplus US$ 25,2 miliar.

Direktur eksekutif/Kepala Departemen Statistik BI Yati Kurniati menjelaskan neraca perdagangan yang defisit tahun 2018 terjadi karena faktor global dan permintaan global yang melambat.

"Neraca dagang dan ekspor sangat tergantung kondisi global. Jadi permintaan globalnya sendiri melambat," kata Yati dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta seperti dikutip dari detikcom, Jumat (8/2/2019).

Baca: Menkeu Purbaya Soroti Pengawasan Anggaran, Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Angka CAD sebesar US$ 31,1 miliar periode 2018 juga merupakan yang terparah sejak 2015 atau di era pemerintahan Jokowi. Namun demikian, pelebaran defisit ini sejalan dengan PDB yang juga meningkat.

Pada 2015, nilai CAD sebesar US$ 17,5 miliar atau 2,3% dari PDB. Kemudian pada 2016 sebesar US$ 16,3 miliar atau 1,75% dari PDB dan 2017 sebesar US$ 17,3 miliar atau 1,7% terhadap PDB.

Selain neraca perdagangan, neraca jasa dan neraca pendapatan primer juga menjadi penyebab utama melebarnya CAD, masing-masing mencatatkan defisit sebesar US$ 7,1 miliar dan US$ 30,4 miliar.

Kemudian untuk jasa pendapatan sekunder mencatatkan surplus US$ 6,89 miliar.

Dari sisi transaksi modal dan finansial memang mengalami surplus US$ 25,2 miliar sepanjang tahun lalu, namun angka ini melambat jika dibandingkan 2017 yang mencapai US$ 28,6 miliar.

Baca: Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah dan BI Bertindak Nyata

Transaksi modal selama tahun lalu surplus US$ 93 juta, naik dari tahun sebelumnya yang hanya US$ 46 juta. Sementara transaksi finansial surplus US$ 25,1 miliar, melambat dari tahun sebelumnya yang sebesar US$ 28,6 miliar.

Melambatnya transaksi finansial ini karena investasi langsung maupun portofolio yang juga melambat sepanjang tahun lalu. Pada 2018, investasi langsung melambat jadi US$ 13,8 miliar, sementara investasi portofolio melambat jadi US$ 9,3 miliar.

"Sepanjang tahun 2018 arus modal asing masuk US$ 9,3 miliar, ini signifikan signifikan kalau ke 2017, tapi ini karena di kuartal I, II, III karena ada outflow yang deras," ujar Yati. iin



Terkait
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi
Lubang Fiskal 2025 dan Proyeksi 2026
Lainnya
Pertumbuhan Ekonomi Q2 2025, Paradoks Fenomena Rojali-Rohana
Pertumbuhan Ekonomi Q2 2025, Paradoks Fenomena Rojali-Rohana
Rotte Foundation Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Ma
Berita Foto: Ma'ruf Amin Meresmikan Berkunjung Sekaligu
Naik Rp 60,91/Kg, Berikut Harga Sawit Sumatera Selatan
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I